Home / INSPIRASI / Iman Usman, Wujudkan Kepedulian Lewat Ruangguru

Iman Usman, Wujudkan Kepedulian Lewat Ruangguru

Smarteen.co.id — Muda, berjiwa sosial, memiliki segudang prestasi dan pencapaian. Dialah Muhammad Iman Usman atau yang akrab dipanggil Iman Usman, salah satu pendiri Ruangguru.com, sebuah situs yang menyediakan ruang untuk ‘belajar apa pun dari siapa pun’.

Berbagai pilihan kelas belajar privat online maupun offline ditawarkan lewat situs ini. Jadi para pelajar dari berbagai tempat di Indonesia bisa mencari guru privat sesuai kebutuhan dan kriteria mereka. Dengan beragam fasilitas yang ditawarkan, tidak salah kalau Ruangguru disebut sebagai salah satu startup terdepan dalam bidang pendidikan.

Jika melihat keberhasilan yang dicapai Iman, dengan segudang prestasi akademik bahkan hingga mendapatkan beasiswa ke Amerika Serikat, Sobat mungkin menduga jika Iman adalah anak orang berada dan berpendidikan dengan segala fasilitas yang dia dapatkan. Namun, anggapan itu sepenuhnya salah. Pemuda kelahiran Padang, 21 Desember 1991 tersebut merupakan anak laki-laki bungsu satu-satunya, di mana orang tua Iman tidak pernah mengenyam pendidikan hingga bangku kuliah.

Lingkungan masa kecil dan pendidikan yang dia peroleh di Kota Padang, Sumatera Barat, tergolong tradisional dan sederhana. Namun demikian, sejak kecil Iman telah menunjukkan minat dan ketertarikannya pada dunia kerelawanan dan pengembangan masyarakat.

BACA JUGA: Mengenal Diandra Gautama, Muslimah Berjilbab yang Jadi Pembalap Mobil

Dia memulai aktivitas sosialnya pada usia sepuluh tahun dengan meluncurkan sebuah organisasi nirlaba pertamanya. Organisasi itu bertujuan mengajar teman sebaya tanpa memungut biaya.

Saat itu Iman mendapati kenyataan bahwa banyak anak-anak mampu namun tak begitu peduli terhadap buku pelajaran. Sementara banyak anak yang tak mampu, tetapi sangat membutuhkan buku. Dari situlah jiwa sosialnya terasah. Sungguh luar biasa ya, Sobat?

Terinspirasi Harry Potter

Belva Devara dan Iman Usman, Pendiri Ruangguru.

Tampaknya, jiwa sosial yang telah terbentuk sejak kecil tersebut terus terpupuk hingga Iman dewasa. Lewat Ruangguru yang dia bangun bersama kawannya, Adamas Belva Syah Devara, dia memberikan kemudahan bagi orang-orang di seluruh Indonesia untuk mempelajari sesuatu.

Alumni Universitas Indonesia (UI) tersebut tampaknya benar-benar yakin terhadap tagline perusahaannya, bahwa kita bisa belajar apa pun dari siapa pun. Buktinya ketika ditanya siapa inspirasi terbesarnya hingga bisa berhasil jadi pengusaha sukses di usianya yang terbilang belia ini, Iman menjawab dengan singkat, Harry Potter. Bukan Bill Gates, Mark Zuckerberg, atau pengusaha dunia lainnya, tetapi justru penyihir fiktif karya J.K Rowling. Kok bisa?

Percaya atau tidak, kegemaran Iman terhadap Harry Potter memberinya dorongan untuk belajar bahasa Inggris dengan lebih giat. Saat itu Iman tidak sabar menunggu novel Harry Potter versi terjemahan Bahasa Indonesia rilis, sehingga dia memberanikan diri membeli versi asli yang berbahasa Inggris.

Lalu, berbekal kamus elektronik, Iman menerjemahkan kata per kata dalam buku tersebut. Berkat itu, sekarang pemuda yang baru saja masuk jajaran forbes 30 under 30 Asia tersebut telah jadi pembicara internasional di lebih dari 30 negara. Dia bahkan juga terpilih menjadi pembicara termuda di majelis PBB sebagai Duta Muda ASEAN saat usianya masih 19 tahun. Keren kan?

Pemuda Segudang Prestasi

Selain Ruangguru, Iman juga turut menggagas Indonesian Future Leader, organisasi pemuda non-profit yang bertujuan untuk memberdayakan anak muda Indonesia untuk program-program pengembangan masyarakat.

BACA JUGA: Tips Raih Beasiswa Kuliah di Dalam dan Luar Negeri

Di samping itu, penjabaran kesuksesan Iman tentu tak dapat lepas dari segudang pencapaian akademis dan aktivitas organisasinya. Meraih penghargaan Pemimpin Muda Indonesia 2008 dari Presiden RI, United Nations Youth Assembly Recognition on Humanitarian Development 2011, nominasi Kick Andy Heroes 2011, Mahasiswa Berprestasi Utama Nasional 2012, hingga UNICEF Young Innovator to Watch 2015, merupakan sejumlah kecil predikat serta penghargaan yang dia terima.

Berkat resume hidup yang luar biasa itu, Iman selalu mendapat beasiswa di hampir semua jenjang pendidikannya. Dari pertukaran pelajar AFS ke Jepang semasa SMA sampai menjadi penerima Riady Scholar di tahun 2013 untuk menyelesaikan gelar master-nya di salah satu universitas paling bergengsi di dunia, Columbia University di New York.

Dan ketika ditanya bagaimana dia bisa meraih segala pencapaian luar biasa tersebut? Prinsipnya adalah kerja keras dan tak pernah bersembunyi di belakang sebuah alasan untuk tidak melakukan sesuatu, just do it! []

About admin

Check Also

doa tahiyat akhir

Bacaan Sholat; Doa Tahiyat Akhir (Arab, Latin, dan Terjemahannya)

Smarteen.co.id — Membaca doa tahiyat akhir merupakan salah satu hal yang wajib dilakukan saat kita …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *