Home / CURHAT / Tidur dengan Kipas Angin Menyala, Baikkah untuk Kesehatan? Ini Penjelasannya!

Tidur dengan Kipas Angin Menyala, Baikkah untuk Kesehatan? Ini Penjelasannya!

Asalamualaikum dokter, apakah baik tidur menggunakan kipas angin/AC menyala? Bagaimana tidur yang baik secara kesehatan? Terima kasih. (Anin, Kediri)

Diasuh oleh:
dr. Novia Kartiningrum
Dokter Klinik Rawat Inap Solopeduli

Wa’alaikumsalam Wr. Wb. Saat cuaca cenderung panas, banyak orang menggunakan kipas angin untuk menyejukkan ruangan. Namun, penggunaan kipas angin saat tidur dapat menyebabkan kambuhnya alergi, asma, hingga mata kering. Efek ini mungkin tidak ke semua orang. Ada yang tidur nyaman dengan kipas angin, tetapi ada juga yang malah terjaga dan sulit tidur karena asma dan alergi kambuh.

Tidur dengan kipas angin yang kotor memang bisa menyebabkan kekambuhan asma dan alergi. Debu dan kotoran yang menempel di kipas angin akan beterbangan, kemudian terhirup oleh tubuh. Maka penggunaan kipas angin memang perlu diperhatikan, terutama dalam hal pembersihannya.

Kesejukan kipas angin hanyalah sirkulasi udara yang diputar di dalam ruangan. Kipas angin tidak membuat adanya pergantian udara, sehingga membuat pengguna menghirup kembali sisa pernapasan sendiri.

Menyalakan kipas angin sampai tertidur dapat mengakibatkan dampak buruk seperti sindrom bell palsy. Penyakit ini berupa kelumpuhan yang menyerang wajah. Kondisi ini terjadi karena wajah selalu terpapar suhu dingin dari angin, sehingga wajah jadi lebih menegang. Ketika terkena penyakit ini, wajah akan terasa tegang terus dan sulit senyum atau berekspresi.

kipas angin

BACA JUGA: Tidur Nyenyak, Bisa Cerdaskan Otak?

Selain itu, semalaman menggunakan kipas angin juga bisa menurunkan kualitas tidur. Saat tertidur lelap dengan kesejukan dari kipas angin, udara dingin di ruangan dapat menyerap air dalam tubuh. Saat tubuh kekurangan cairan, organ tubuh maupun kulit jadi tidak dapat berfungsi dengan baik. Apabila tubuh mengalami kekeringan, maka kelembapan tubuh akan menurun dan merasa kehausan di tengah malam.

Ventilasi udara cukup penting untuk menjaga sirkulasi udara ruangan. Sesekali bukalah pintu atau jendela di pagi hari untuk pertukaran udara di dalam kamar agar sirkulasi udara terjamin, serta kelembapan udara juga seimbang.

Jika tidak ingin merasa kegerahan saat malam hari tanpa memakai AC atau kipas angin, kita harus mengatur temperatur tubuh. Menghindari sengatan matahari langsung saat beraktivitas, cukup minum air dingin, dan menjaga sirkulasi udara di kamar tetap baik bisa menjadi cara tidur nyenyak tanpa kipas angin. []

About Ibnu

Check Also

tenggorokan serak

Cara Mengatasi Serak karena Kecapekan

Asalamualaikum, Dokter. Setiap habis kecapekan, ketika bangun tidur, suara saya sering jadi serak atau bahkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *