Home / CURHAT / Tak Perlu Kesal, Begini Cara Menghadapi Ejekan Orang Lain

Tak Perlu Kesal, Begini Cara Menghadapi Ejekan Orang Lain

Asalamualaikum, Kak Sinyo. Saya Rina dari Sragen. Saya hobi masak, tapi orang-orang selalu bilang masakan saya nggak enak. Padahal, menurut saya sudah enak. Setiap kali ada yang bilang masakan saya nggak enak, saya jadi ngedrop. Merasa kalau memasak bukan bidang saya, padahal saya senang kalau bisa masak. Nah, bagaimana saya harus menghadapi ejekan dari orang, Kak?

Diasuh oleh:
Kak Sinyo Egie
Pemerhati Remaja

Smarteen.co.id — Kisah sukses dalam bentuk apa saja pasti memerlukan proses. Apakah rumus proses? Proses itu perpaduan tahapan (step by step) dan waktu (sabar). Tahap pertama selalu paling berat, tetapi ini menentukan langkah selanjutnya.

Apakah Sobat mau menyerah di step awal, atau terus memperbaiki diri guna melangkah ke tahap selanjutnya? Hal yang kamu alami baru tahap mula, yang tentu membuat down. Itu hal wajar, tapi apakah mau menyerah begitu saja?

Sobat sudah memasak dan menganggap masakan enak. Namun, ternyata orang lain mengatakan sebaliknya. Kalau sampai di sini kamu ogah masak lagi, berarti gagal tahapan pertama. Apa yang menjadi keinginanmu hanya sebatas mimpi.

Cari tahulah, kenapa masakan yang kamu anggap enak ternyata kurang disukai. Tanyakan saja, apa masakan kurang asin, terlalu lembek, terlalu garing, atau bagaimana agar mengetahui selera yang mereka inginkan.

Ingat, masakan itu ada yang memang sesuai selera masing-masing, tapi ada juga yang dibuat standar sehingga walau tidak sempurna tetap bisa dimakan oleh sebagian besar orang.

menghadapi ejekan

BACA JUGA: Punya Teman Suka Berbohong, Begini Cara Tepat untuk Menghadapinya!

Jika sudah ketemu bagian yang kurang pas, buatlah masakan yang mendekati keinginan mereka, atau bisa diterima oleh banyak kalangan. Perhatikan, pelajari, duplikasi, dan modifikasi berbagai resep masakan yang beredar di Internet.

Tak ketinggalan, lihatlah video para chef membuat dan menyajikan masakan. Ada hal penting lain yang perlu diperhatikan, yaitu mengenai kehalalan dan keberkahan. Mulai dari bahan, peralatan, hingga cara memasak.

Terakhir, percayalah, seenak apa pun masakanmu, kamu tak akan pernah memuaskan konsumen. Sebab, lidah dan kebiasaan orang dalam makan berbeda-beda.

Teruslah kejar cita-cita dengan banyak praktik disertai kesenangan menjalankannya, insya Allah kelak Sobat akan meraih impian. Jika tidak bisa jadi koki kelas dunia, setidaknya masakanmu digemari keluarga.[]

About Ibnu

Check Also

tenggorokan serak

Cara Mengatasi Serak karena Kecapekan

Asalamualaikum, Dokter. Setiap habis kecapekan, ketika bangun tidur, suara saya sering jadi serak atau bahkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *