Home / INSPIRASI / Dalia Mogahed, Muslimah Berhijab Pertama di Gedung Putih, Amerika Serikat

Dalia Mogahed, Muslimah Berhijab Pertama di Gedung Putih, Amerika Serikat

Smarteen.co.id — Di negara-negara dengan penduduk mayoritas non-muslim, hijab bukanlah hal yang umum dipakai. Anggapan bahwa hijab menjadi penghalang untuk melakukan berbagai aktivitas pun masih sangat tinggi. Namun, bagi Dalia Mogahed, hijab bukanlah penghalang untuk berprestasi.

Mogahed adalah perempuan asal Mesir yang menjadi direktur di Pusat Penelitian Kebijakan Publik yang berbasis di Washington DC, Amerika Serikat. Ya, di negeri yang masih tinggi tingkat islamofobianya tersebut Mogahed biasa beraktivitas dengan seluruh ‘atributnya’ sebagai seorang muslimah.

Aktif Perjuangkan Islam

Mogahed bangga menjadi muslimah. Ia paham seperti apa perilaku umat Islam yang sama sekali tidak seperti anggapan kelompok anti-Islam. Menjadi minoritas akhirnya membuat Mogahed aktif dalam berbagai kegiatan yang memungkinkan dirinya untuk memperjuangkan Islam, sekaligus memberi edukasi kepada masyarakat umum bahwa Islam bukan agama yang identik dengan kekerasan.

Dalia Mogahed

Selama enam tahun, sejak 2006 hingga 2012, Mogahed menjadi analis senior sekaligus Direktur Eksekutif di Gallup Center for Muslim Studies, sebuah lembaga survei independen tersohor untuk kajian muslim. Ia melakukan penelitian dengan mengumpulkan pendapat umat muslim di dunia. Setidaknya ada 50 ribu wawancara yang dilakukan bersama tim, dan menyusun hasilnya dalam buku bertajuk Who Speaks for Islam? What a Billion Muslims Really Think.

Buku tersebut berisi hasil analisis terkait data-data seputar kaum muslim, baik masalah maupun solusi. Dari sana, perempuan kelahiran 1975 ini juga mencoba meluruskan pandangan miring yang melihat Islam sebagai sumber masalah. “Kami ingin mengatakan bahwa muslim mampu memberikan solusi,” ungkap Mogahed.

Di samping itu, Mogahed juga menjadi Presiden dan CEO lembaga Mogahed Consulting yang fokus pada isu-isu komunitas muslim dan isu Timur Tengah. “Pekerjaan saya fokus mempelajari Islam, cara mereka berpikir dan cara pandang mereka,” katanya.

BACA JUGA: Mengenal Diandra Gautama, Muslimah Berjilbab yang Jadi Pembalap Mobil

Diakui Dunia dan Tetap Rendah Hati

Berbagai pengalaman dan kapabilitas yang dimiliki Mogahed membuatnya dikenal secara luas. Hingga sejak tahun 2010 silam, Majalah Arabian Business empat kali menempatkan Mogahed sebagai salah satu perempuan Arab yang paling berpengaruh.

Sebelumnya, The Royal Islamic Strategic Studies Centre, juga memasukkan Mogahed dalam daftar 500 muslim paling berpengaruh pada 2009 dan tahun berikutnya. Selain itu, berbagai karya tulis yang dihasilkannya pun telah diakui oleh dunia.

Mendapat berbagai pengakuan, Mogahed tidak serta merta berubah menjadi sosok yang angkuh. Ia tetap rendah hati, dan terus berjuang untuk kemajuan umat muslim. Bahkan, saat dirinya dipilih oleh Barack Obama, Presiden Amerika Serikat Periode 2009-2013 dan 2013-2017, sebagai penasihat di Gedung Putih (istana kepresidenan Amerika Serikat) pun tak membuat sikapnya berubah.

Dalia Mogahed

BACA JUGA: Mariam al-Ijliya, Muslimah Perancang Astrolabe

Ya, saat itu Mogahed menjadi penasihat di Gedung Putih. Ia adalah muslimah berhijab pertama yang menempati posisi tersebut. Tentu saja pencapaian ini tak bisa dipandang sebelah mata.

“Saya bahagia jika posisi yang saya dipegang ini bisa menginspirasi perempuan muda, bahwa meski mereka berjilbab, mereka bisa menjadi apa pun yang mereka mau,” tutur Mogahed.

Jabatannya kala itu, mau tak mau telah membantunya untuk menyuarakan Islam. Kala itu Mogahed bertugas di kantor untuk urusan hubungan kerja sama keagamaan bidang dunia Islam.

Di posisi tersebut, Dalia mengemban tugas dan tanggung jawab yang penting. Namun demikian, ia tetap merendah. Dalam sebuah wawancara, ia pernah mengatakan bahwa pengaruhnya tidak sebesar yang diberitakan media. Ia menjelaskan bahwa pekerjaannya adalah menyampaikan apa yang dipikirkan oleh umat muslim berdasar hasil riset ilmiah. []

About Ibnu

Check Also

doa tahiyat akhir

Bacaan Sholat; Doa Tahiyat Akhir (Arab, Latin, dan Terjemahannya)

Smarteen.co.id — Membaca doa tahiyat akhir merupakan salah satu hal yang wajib dilakukan saat kita …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *