Home / CURHAT / Membuat dan Menyebarkan Konten Video Horor, Bagaimana Hukumnya?

Membuat dan Menyebarkan Konten Video Horor, Bagaimana Hukumnya?

Assalâmu’alaikum Wr. Wb. Ustaz, kalau saya bikin konten video horror di tempat yang terkenal angker, lalu agar heboh saya siapkan properti supaya tampak seperti penampakan (hantu). Kemudian saya unggah di Youtube, apakah boleh? Bagaimana hukumnya membuat dan menyebarkan konten angker-angker begitu—baik dengan properti hantu yang di-setting (dibuat-buat) ataupun tanpa properti (murni tampak kelebatan aneh)? (Johan, Solo)

Diasuh oleh:
Ustaz Tri Bimo Soewarno, Lc., M.S.I.
Ustaz dan Pengajar MAN 1 Surakarta

Smarteen.co.id — Wa’alaikumussalam Wr. Wb. Sobat yang dimuliakan Allah, syariat Islam menginginkan setiap mukmin menjadi insan yang bermanfaat bagi orang lain, dan tidak melakukan hal-hal yang tidak berfaedah. Salah satu standar kebaikan seorang mukmin adalah sabda Rasul Saw, ”Min husni islâmil mar’i, tarkuhu mâ lâ ya’nihi (di antara kebaikan seseorang, ia dapat meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat baginya).”

Memanfaatkan waktu untuk membuat video mistis dengan berbagai media merupakan bagian dari perkara yang tidak bermanfaat. Beberapa hal negatif yang secara otomatis muncul dan dapat mendatangkan dosa dari pembuatan ataupun penyebaran video mistis tersebut, adalah sebagai berikut.

Bikin Konten Horor

Menghadirkan Perasaan Takut yang Tidak Proporsional

Pertama, menghadirkan perasaan takut yang tidak proporsional, sehingga muncul anggapan dari banyak orang bahwa beberapa tempat tertentu merupakan tempat sakral yang dapat mendatangkan kemaslahatan atau kemudaratan.

Pada dasarnya, perasaan takut seorang manusia ketika melewati tempat gelap atau wilayah yang jarang terjamah manusia merupakan perkara wajar. Namun jika perasaan ini menguasai dirinya, dan mengondisikannya untuk mengagungkan tempat tersebut. Maka hal ini jelas mendatangkan dosa, merusak akidah, bahkan dapat menyeret seseorang kepada jurang kesyirikan, wal ‘iyâdzu billâh.

Menebar Media yang Dapat Mengagetkan Orang Lain

Kedua, menebar media yang dapat mengagetkan orang lain. Dalam Islam, menyebarkan info, video, atau melakukan perbuatan apa pun yang dapat membuat orang lain kaget/waswas merupakan perkara terlarang.

BACA JUGA: Sering Lihat Gambar Tak Seronok? Begini Hukumnya!

Rasul bersabda dalam salah satu hadis riwayat Abu Dawud, “Tidak halal seorang muslim membuat takut muslim yang lain.” Pemaknaan hadis ini sangat luas, mencakup berbagai hal yang menyebabkan orang lain tidak nyaman dengan media apa pun, baik atas dalih ‘guyon’ ataupun serius.

Melakukan Tindak Dosa

Ketiga, melakukan tindak dosa. Sering kali pembuat video mistis melakukan tipuan-tipuan kamera bukan untuk menggambarkan sebuah realitas yang dapat diambil hikmahnya, tetapi untuk membuat alur kisah yang ia inginkan semakin menyeramkan. Sehingga dimunculkan tokoh-tokoh mistis fiktif yang sangat berpotensi menakutkan orang lain.

Mengondisikan Makhluk Lain untuk Menguasai Manusia

Keempat, mengondisikan makhluk lain untuk menguasai manusia. Kala perasaan takut manusia terbentuk karena melihat berbagai video horor, yang kemudian rasa itu melebihi ketakutannya kepada Allah, justru hal itu menyebabkan manusia mudah dikuasai jin/setan.

Salah satu tradisi masyarakat jahiliah saat itu adalah memohon perlindungan dari jin yang mereka yakini menguasai satu tempat, agar mereka terhindar dari mara bahaya. Hal semisal ini pada dasarnya justru menyebabkan jin/setan semakin congkak, dan memudahkan mereka untuk menguasai/menyesatkan manusia.

Allah berfirman ”Ada beberapa orang di antara manusia yang meminta perlindungan kepada jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa.” [Q.S. al-Jin (72): 6]

Sobat Smarteen, semoga kita dapat mengalihkan aktivitas tak bermanfaat kita menjadi aktivitas positif yang manfaatnya dapat dirasakan khalayak di sekitar kita, hingga kita menjadi bagian dari sabda Rasul Saw, ”Khairunnâs anfa’uhum linnâs (sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain).” Istajib yâ Rabb. Wallâhu a’lam bis shawâb. []

About Ibnu

Check Also

tenggorokan serak

Cara Mengatasi Serak karena Kecapekan

Asalamualaikum, Dokter. Setiap habis kecapekan, ketika bangun tidur, suara saya sering jadi serak atau bahkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *