Home / CURHAT / Sering Lihat Gambar Tak Seronok? Begini Hukumnya!

Sering Lihat Gambar Tak Seronok? Begini Hukumnya!

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Ustaz, teman saya sering menonton gambar yang tidak seronok di internet. Saat diingatkan, katanya kalau cuma menonton tanpa berpikir atau merasa yang macam-macam tidak apa-apa. Apakah iya? Bagaimana hukum orang yang suka menonton hal tak seronok tapi tidak berpikiran macam-macam? Apakah saya harus tetap mengingatkannya, bagaimana caranya? [Bagas]

Diasuh oleh:
Ustaz Tri Bimo Soewarno, Lc., M.S.I.
Ustaz dan Pengajar MAN 1 Surakarta

Wa’alaikumussalâm Wr. Wb. Di era digital 4.0 ini, kita tak bisa menghindar dari  penggunaan gadget. Kecanggihan teknologi telah membuat dunia menjadi desa kecil (small village). Info apa pun, di penjuru bumi mana pun, dapat diakses dengan cepat. Internet telah menghilangkan sekat pemisah, baik jarak ataupun waktu.

Hukum penggunaan internet pada awalnya netral. Al-ashlu fil asy’âi al-ibâhah (hukum asal segala sesuatu pada mulanya boleh). Hukum internet disandarkan pada penggunanya.

Ia ibarat pisau bermata dua. Jika digunakan untuk hal-hal positif, maka hukumnya boleh, bahkan bisa dianjurkan. Akan tetapi jika digunakan untuk berbagai perkara negatif, maka hukumnya haram.

BACA JUGA: Hukum Membicarakan Orang Lain; Ada yang Diperbolehkan, Ada yang Dilarang

Sobat, menggunakan internet untuk melihat gambar-gambar tak seronok merupakan salah satu contoh riil pemanfaatan internet dalam perkara negatif. Tak diragukan lagi, hukumnya haram, dan pelakunya berdosa. Praktik maksiat via mata yang dilakukan pelakunya dalam hal ini masuk kategori zina mata.

Melihat Gambar Tak Seronok Dilarang Syariat

Apa pun alasannya, melihat gambar-gambar tak seronok dilarang syariat. Dan tidaklah syariat melarang sesuatu, kecuali dalam sesuatu tersebut terdapat kemudaratan.

Perintah dan larangan dalam syariat bermuara pada kemaslahatan hamba. Selanjutnya kita tegaskan, bahwa melihat gambar-gambar tak seronok pastilah memunculkan efek/dampak. Sangat tidak mungkin aktivitas tersebut tidak memunculkan dampak apa pun.

Dalam beragam kajian ilmiah, para pakar dan ulama menyampaikan bahwa dampak terkecil dari seringnya seorang melihat gambar-gambar tak seronok adalah ‘kecanduan dan tergeraknya syahwat’.

Dari titik ini saja, ia berpotensi menjadi aktivis zina mata berkelanjutan. Dampak yang lebih dahsyat dari itu, ia akan ‘meniru apa yang dilihat’ wal iyâdzu billâh. Sebab pada prinsipnya, otak mempunyai sifat merekam apa yang dipandang mata.

Demi kebaikan hamba, menjauhkannya dari dosa, dan menghindarkannya dari praktik maksiat yang lebih besar, Islam tidak memperbolehkan segala hal yang dapat memunculkan syahwat negatif.

Mengingatkan Kawan yang Berbuat Maksiat

Adapun tentang mengingatkan kawan yang terjebak dalam kemaksiatan, pada dasarnya hal tersebut merupakan kewajiban setiap muslim. Teknis perbuatan baik tersebut sangat conditional.

Jika memungkinkan—sebagaimana arahan hadis Rasulullah Saw—menggunakan tangan (kekuasaan/kekuatan), opsi selanjutnya menggunakan lisan, dengan memberikan arahan secara langsung atau meminta bantuan orang lain yang dianggap mampu mengarahkan praktisi maksiat dengan bahasa bijak. Opsi terakhir menggunakan hati, dengan mengondisikannya untuk menolak kemaksiatan yang terjadi.

Mengubah kemaksiatan baik dengan tangan, lisan, ataupun hati harus disertai dengan doa tulus, semoga pelaku maksiat dapat segera insyaf, mengubah tradisi negatifnya menjadi aktivitas positif.

BACA JUGA: Mengucap “Insya Allah” Saat Berjanji pada Teman Non-Muslim, Apakah Boleh?

Salah satu doa terbaik untuknya adalah dengan mendoakannya pada waktu-waktu mustajab, semisal setelah menunaikan salat, pada 1/3 malam terakhir, dan waktu lainnya, di kala teman/saudara yang kita doakan tersebut tidak mengetahui lantunan doa kita untuknya.

Semoga Allah senantiasa menjaga kita dari berbagai praktik kemaksiatan yang menjerumuskan, dan mengistikamahkan kita untuk selalu saling menasihati dalam kebaikan dan kesabaran. Aamiin. Wallâhu a’lam bis shawâb. []

About admin

Check Also

tenggorokan serak

Cara Mengatasi Serak karena Kecapekan

Asalamualaikum, Dokter. Setiap habis kecapekan, ketika bangun tidur, suara saya sering jadi serak atau bahkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *